Menu Close

Bisnis Jualan Karpet Masjid

Bisnis Jualan Karpet Masjid

Hampir di setiap masjid yang ada di pinggir jalan selalu ada karpetnya. Kini karpet sudah sangat dikenal masyarakat luas. Baik itu masyarakat pedesaan ataupun masyarakat perkotaan. Karpet telah akrab untuk dipakai sebagai alas lantai. Sesuatu yang sudah menjadi budaya bagi masyarakat bahwasanya di dalam rumah perlu diberi karpet. Meskipun lantainya sudah dipasangi keramik tetap saja perlu diberi karpet di atasnya. Banyak rumah tangga yang membeli karpet untuk rumahnya. Tidak hanya orang kaya saja yang mampu membeli karpet tetapi orang yang berpendapatan menengah ke bawah pun juga mampu. Jadi, bisa dikatakan karpet sudah barang yang amat mewah lagi.

Kaitannya dengan masjid. Di negara Indonesia yang jumlah masjidnya sangat banyak ini tentunya kebutuhan karpet khusus untuk masjid menjadi banyak juga. Di tingkat desa atau kelurahan saja bisa lebih dari sepuluh masjid. Apalagi di tingkat kecamatan dan kabupaten. Di tiap masjid pun memiliki luasan lantai yang berbeda-beda. Namun, pada saat ini rata-rata sudah luas lantainya. Tidak lupa lantai tersebut sudah berkeramik. Sehingga amat pas bila lantai tersebut dipasangi karpet.

Sama-sama karpet tetapi bila yang digunakan untuk masjid memang agak berbeda bahkan memang beda sekali dengan yang dipakai di rumah-rumah. Pertama dari ukuran dan potonganya. Bila karpet yang dipakai di masjid umumnya dipotong secara bentuk persegi panjang. Dengan panjang sesuai lebar masjid. Bisa sampai sepuluh atau dua belas meter panjangnya. Itu disesuaikan dengan lebar masjid tersebut. Kemudian untuk lebarnya hanya sekitar satu sampai dua meter. Lebarnya disesuaikan dengan lebar shaf atau barisan dalam shalat di masjid tersebut. Sepanjang orang dalam posisi sujud maka itulah ukuran lebar shafnya. Ditambah dengan jarak jeda antar shaf yang satu dengan yang lainnya.

Yang kedua mengenai corak dan motif dari karpet. Umumnya karpet di masjid tidak polos begitu saja. Namun, tidak sedikit pula para jamaah masjid yang lebih memilih karpet yang polos. Tanpa ada corak gambar apa pun. Misalnya karpetnya berwarna hijau maka seluruh karpet masjid yang terbentang ya warna hijau semua. Hanya pada pinggiran karpet saja yang mungkin warnanya berbeda. Di samping itu, ada corak dan motif tersendiri yang dimiliki oleh karpet masjid. Meskipun coraknya pun bermacam-macam adanya. Tidak hanya satu saja. Sebut saja satu motif berupa gambar masjid yang banyak kita temui. Motif gambar masjid sangatlah cocok untuk karpet masjid. Motif yang lainnya pun sebetulnya ada dan peminatnya pun banyak.

Untuk menjual karpet masjid tidaklah sesulit karpet untuk rumah tangga. Kebutuhan akan karpet masjid sangat besar. Termasuk juga pengadaan untuk karpet masjid sangatlah mudah. Para takmir atau pengurus masjid selalu memperhatikan segala permasalahan masjid. Termasuk diantaranya tentang fasilitas untuk menunjang kenyamanan para jamaah yang akan melaksanakan ibadah shalat atau pengajian dan lainnya di masjid. Diantara fasilitas masjid itu adalah karpet masjid. Pengurus masjid akan segera membeli karpet masjid yang baru bilamana karpet yang lama sudah rusak atau usang. Biasanya setiap masjid memiliki uang kas yang dikelola oleh bendahara masjid. Nah, dari situlah sumber pembiayaan segala fasilitas masjid. Namun, pada kesempatan lainnya sering pula ditemui para donatur yang secara tiba-tiba membelikan karpet untuk masjid. Jadi, kita menjual karpetnya pun akan lebih mudah.

Cara Membuka Usaha Parfum Isi Ulang

Cara Membuka Usaha Parfum Isi Ulang

Orang di zaman sekarang sudah tidak ada yang asing dengan parfum. Sebuah wewangian yang menjadi kebutuhan tiap orang. Tidak hanya seseorang yang sudah dewasa saja namun anak-anak dan para orang tua pun membutuhkannya. Wangi-wangian memang tidak hanya berasal dari parfum akan tetapi yang paling praktis dan banyak dipakai ialah parfum. Barang berupa parfum ini menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari. Mengapa? Sebab dalam kehidupan sehari-hari kita mesti menggunakannya. Anda bisa cek pada diri sendiri. Pagi mau berangkat bekerja atau ke kantor pastinya setelah mandi maka menggunakan parfum terlebih dahulu. Di sore hari saat sesudah mandi pun menggunakan parfum supaya enak dirasakan. Saat seseorang tidak menggunakan pafum maka ada rasa ketidak percayaan diri. Lebih-lebih kalau badan kita mengeluarkan banyak keringat. Bergaul dengan orang lain pun terasa tidak yakin.

Melihat tingkat kebutuhan parfum di masyarakat tinggi sekali maka sudah selayaknya kita berpikir adakah peluang usaha yang bisa diambil. Jawabannya tentu ada bila kita mau melihat berbagai peluang. Dari kaca mata bisnis tentu masih ada peluangnya. Salah satunya kita bisa merintis untuk membuka usaha parfum isi ulang. Sebuah bisnis yang cukup menjanjikan untuk ditekuni. Kebanyakan orang akan lebih memilih parfum isi ulang karena lebih efisien dari segi harga. Mereka para konsumen pun lebih bisa memiliki banyak pilihan aroma. Mereka dapat berganti-ganti aroma parfum. Nah, untuk bisa eksis dalam bisnis ini maka perlu kita ketahui tips dalam memulai usaha parfum isi ulang ini. Inilah tips untuk memulai usahanya :

  1. Persiapkan Modal
    Langkah pertama ini tentu sangat penting sebelum menentukan langkah selanjutnya. Kita perlu menyediakan modal usaha. Budget yang dibutuhkan untuk bisnis parfum sekitar 5-10 jutaan diluar biaya kontrak tahunan. Pengeluaran terbesar adalah untuk pembelian bibit parfum dalam jumlah banyak. Semakin banyak bibit parfum, maka varian aroma untuk dijual pun semakin beragam.
  2. Pemilihan Lokasi
    Selanjutnya kita harus menentukan lokasi penjualan parfum. Kita harus memilih tempat usaha yang strategis dilalui orang banyak atau tempat berkumpulnya orang-orang. Contohnya perumahan karyawan, perumahan mahasiswa, menyewa tempat di pusat perbelanjaan, dan lainnya.
  3. Penataan Botol Parfum
    Kita harus kreatif dalam menata botol-botol parfum dalam rak dan etalase. Kerapihan rak membuat nyaman pengunjung dan juga penjualnya. Siapkan juga botol-botol unik untuk menarik perhatian calon pembeli.
  4. Karyawan Yang Berkompeten
    Dalam jual beli. Pelayanan hendaknya dilakukan dengan sebaik mungkin.Faktor yang satu ini harus diperhatikan. Semakin kreatif karyawan dalam meracik parfum dalam menciptakan wewangian yang enak, maka pembeli semakin banyak. Selain itu, karyawan harus bisa tampil rapih dan bersih. Sikap yang ramah dan sabar juga hasru dimiliki oleh karyawan agar pembeli ketagihan membeli parfum lagi dan lagi.
  5. Pemasaran
    Kita harus bereksperimen dengan berbagai bibit parfum sehingga menghasilkan aroma-aroma baru yang enak dicium. Jika produk racikan kita banyak disukai siapkan nama yang branded agar dikenal orang. Kita juga bisa menjalin kerjasama dengan teman-teman dalam memasarkan parfum.

Sukses selalu menjadi harapan semua orang. Maka kita mesti tekun betul dalam mengembangkan bisnis ini. Selamat berusaha.