Menu Close

Category: RELIGI

Doa Bercermin Lengkap Menurut Islam

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sebagai seorang manusia di dunia ini memiliki kebutuhan dalam rangka melangsungkan kehidupannya. Ada banyak sekali jenis kebubutuhan tersebut. Tetapi secara garis besar bisa kita bagi menjadi empat bagian. Yakni iman, pangan, sandang, dan papan. Mengapa iman dimasukkan ke dalam kategori kebutuhan yang amat pokok. Kita sebagai seorang muslim sangat membutuhkan iman. Bahkan inilah yang akan menjadi penyelamat kehidupan manusia sampai di akhirat kelak. Di dalam iman ini perlu kita merealisasikannya dengan amal kebaikan dan juga berbagai jenis ibadah lainnya.

Pada hari ini kami tidak akan membahas secara detail kebutuhan manusia yang termasuk primer tersebut. Tetapi, kami akan fokuskan pada kebutuhan yang sederhana pemenuhannya. Setiap muslim hampir tiap hari melakukannya. Itulah bercermin. Sebuah aktivitas yang menyenangkan dan tidak mengeluarkan keringat atau kepayahan sedikit pun. Di sebut menyenangkan sebab kala seorang wanita atau pria sedang berada di depan cermin itu biasanya ia selalu senyam senyum. Mengapa bercermin itu kegiatan yang menyenangkan? Sebabnya karena seseorang sedang melihat penampilan dirinya. Baik wajah maupun bagian tubuh lainnya dari ujung rambut sampai kaki. Tentu saja melihat wajah sendiri itu menjadikan kesenangan tersendiri.

Dengan bercermin maka kita bisa melihat seperti apa wajah dan penampilan kita sesungguhnya. Hasilnya penglihatan itu bukan dari kesimpulan pendapat orang lain. Akan tetapi dari apa yang kita saksikan dengan mata dan kepala sendiri. Apa saja yang kurang dari diri kita dengan mudah bisa diperbaiki setelah kita bercermin. Memang alat sederhana ini memiliki fungsi yang luar biasa. Manfaatnya telah dirasakan oleh umat manusia dalam waktu berabad abad lamanya. Fungsinya utamanya pun tidak berubah dari waktu ke waktu. Tidak pandang siapa pun dia. Semua memerlukan alat yang satu ini. Baik anak-anak, remaja, dewasas, dan orang tua. Dengan bercermin ini maka orang akan lebih percaya diri dalam berpenampilan. Akan terasa lebih nyaman bergaul dan kehidupan sosial lebih baik.

Kita sebagai orang yang beriman tentu saja juga butuh cermin. Bahkan ada beberapa aktvitas yang amat perlu dengan bantuan cermin. Misalnya saja seorang wanita yang ingin menyenangkan sang suami. Tentu saja ia harus berhias diri supaya tampil anggun dan menarik. Ia perlu mengenakan pakaian yang bagus dan tentu saja wajah yang cantik serta menarik. Dalam rangka ia berhias maka mau tidak mau pasti menggunakan alat berupa cermin. Demikian pula seorang laki-laki yang berhias diri tatkala hendak pergi shalat berjamaah di masjid. Ia mesti berpakaian rapi dan enak dipandang. Maka ia pun bercermin. Bahkan di masjid pun banyak kita jumpai cermin. Diharapkan setelah mereka yang sudah berwudhu, sebelum masuk masjid sudah bercermin terlebih dahulu. Di sana juga disediakan sisir untuk merapikan rambut. Ternyata ada sebuah doa bercermin yang penting untuk kita ketahui. Mengenai lafazhnya adalah:

Doa Bercermin Lengkap Menurut Islam

Latinnya :
ALHAMDULILLAAHI KAMAA HASSANTA KHALQII FAHASSIN KHULUQII.
Artinya :
“Segala puji bagi Allah, baguskanlah budi pekertiku sebagaimana Engkau telah membaguskan rupa wajahku.”

Doa ini merupakan wujud rasa syukur kita atas nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala. Kita sudah memahami bahwa orang yang bersyukur itu akan ditambah nikmatnya. Kita telah diberi wajah dan postur badan yang menarik. Dengan mensyukurinya maka insya Allah kita akan terjaga dari keburukan yang diakibatkan oleh badan dan wajah kita. Kita pun bermohon untuk diberi akhlakul karima, yaitu akhlak yang mulia. Dengan akhlak yang mulia ini hidup kita akan penuh dengan kebaikan dan kebahagiaan. Semua orang selalu suka kepada siapa saja yang punya akhlak yang mulia ini. Maka beruntunglah ketika kita memiliki akhlak yang mulia dan terpuji. Dimana saja akan mendapatkan keberuntungan dengan memiliki akhlak yang mulia ini. Bukankah salah satu tujuan diutusnya Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam itu adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia sehingga menjadi mulia? Iya, kan? Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.