Menu Close

Category: GAYA HIDUP

Tips Menabung Uang Di Tengah Pandemi

Tips Menabung Uang Di Tengah Pandemi

Menabung memang sebuah kata yang sering kita dengar. Terutama kala kita mendapatkan nasihat dari orang tua dan guru. Menabunglah untuk membantu biaya hidupmu terutama di masa depan nanti. Ketika kita masih menjadi seorang pelajar di tingkat sekolah dasar dan menengah memang nasihat untuk menabung ini sering kali kita dengar. Kita bisa menabung pada saat itu bila mau sedikit menyisihkan uang jajan. Meski sedikit yang kita tabung namun pada waktu yang lama akhirnya akan banyak pula jumlah uang yang telah dikumpulkan. Tujuan menabung memang baik. Kita memiliki sejumlah uang yang lumayan jumlahnya. Suatu ketika kita memiliki kebutuhan yang mendesak maka tinggal kita ambil uang tabungan kita. Jadi, menabung memudahkan urusan kita sebetulnya.

Tidak hanya seorang pelajar saja yang memiliki kesempatan untu menabung sebetulnya. Kita yang telah dewasa dan bekerja sehari-hari pun malah punya kesempatan lebih besar untuk menabung. Sebab kita sudah mendapatkan penghasilan dari pekerjaan itu. Namun demikian, pada kenyataannya tidak sedikit orang yang malah kesulitan untuk menabung di usia dewasanya. Jangankan menabung, terkadang malah hutang yang dimilikinya. Menabung menjadi pekerjaan yang amat susah dilakukan. Apalagi, pada saat kondisi sedang terjadi pandemi corona. Setidaknya pernyataan seperti ini diungkapkan oleh sebagian orang. Banyak alasan yang mereka katakan mengapa mereka tidak bisa menabung, diantara alasan tersebut yakni gaya hidup seseorang yang terlalu tinggi sehingga pengeluaran menjadi besar, keinginan untuk terlihat kaya di hadapan orang lain, dan suka berbelanja barang bukan karena kebutuhan tetapi karena keinginan saja. Masih banyak lagi sebetulnya alasan lainnya.

Setiap orang tentu menginginkan kehidupan yang lebih baik lagi. Minimal hari ini lebih baik dari pada kemarin dan hari esok mesti lebih baik dari pada sekarang. Termasuk dalam masalah keuangan kita masing-masing pun ingin seperti itu. Maka mencari tips bagaimana bisa menabung menjadi sangatlah penting. Meskipun saat ini sedang terjadi pandemi corona atau covid-19 kita tetap bisa menabung sebetulnya. Namun, kita memang mesti mengetahui tips menabung di tengah pandemi corona ini. Untuk lebih jelasnya, silakan simak tipsnya berikut ini.

  1. Merencanakan untuk menabung
    Semua pekerjaan atau pun aktivitas memang perlu perencanaan terlebih dahulu. Tidak bisa hanya spontan saja. Terutama bila kita menginginkan hasil yang terbaik dari segala aktivitas tersebut. Tidak lupa dengan menabung ini, kita perlu mempersiapkannya terlebih dahulu. Siapkan diri untuk rela menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.
  2. Mendisiplinkan diri menabung sebelum membayar kebutuhan rutin
    Semua kebutuhan mesti harus dibayar, terutama kebutuhan rutin. Beberapa bentuk kebutuhan rutin antara lain: membayar tagihan listrik, membayar tagihan air, membayar sewa kontrakan rumah, membayar biaya sekolah anak, membeli bahan makanan kebutuhan pokok harian, membayar cicilan kendaraan, dan masih banyak lagi. Seluruh kebutuhan tersebut mesti dibayar setelah kita menabung. Hanya saja untuk berapa besar jumlahnya ini memang bervariasi. Untuk anda yang baru berlatih menabung di awal maka tidak masalah bila menabung dengan nilai yang kecil terlebih dahulu. Yang terpenting itu dilakukans secara disiplin.
  3. Membuat sistem otomatis dalam menabung
    Kita bisa mengikuti program tabungan yang otomatis. Banyak sekali macamnya sebetulnya. Sebagai contoh, ketika kita menerima gaji dari kantor maka sebelum kita mendapat gaji tersebut maka sudah ada potongan untuk ditabung. Jumlah potongan untuk ditabung itu disepakati tentunya. Program kantor seperti ini akan sangat membantu kita yang sulit mengatur keuangan.
  4. Hasil pendapatan tambahan disimpan dalam tabungan
    Dalam beberapa waktu tertentu terkadang kita mendapatkan tambahan pendapatan. Mungkin karena ada kegiatan lembur sehingga diberikan tambahan penghasilan. Adanya pendapatan tambahan ini akan membantu kita untuk bisa menabung meski di tengah kesulitan ekonomi karena adanya pandemi corona atau covid-19.
  5. Mengurangi biaya bulanan
    Dari setiap pendapatan kita mesti ada biaya bulanan. Agar kita bisa menabung maka perlu untuk kita mengurangi beberapa biaya rutin bulanan. Tentu saja dipilih jenis pembiayaan rutin yang tidak begitu penting. Ada skala prioritas dalam hal ini. Misalnya saja biaya untuk rekreasi digunakan untuk menabung saja.

Dengan beberapa tips ini kami yakin anda bisa menabung meski sedang menghadapi pandemi corona. Kunci yang paling mujarab ialah komitmen dalam diri. Ketika kita sudah punya komitmen maka menabung sudah menjadi perkara yang mudah untuk dilakukan.

Tips Menggoreng Lele Agar Lurus

Tips Menggoreng Lele Agar Lurus

Kita semua sudah sangat mengenal dengan ikan air tawar yang satu ini. Itulah lele. Satu jenis ikan air tawar yang kini sudah menjadi kesukaan masyarakat luas. Orang yang membudidayakan lele di rumah pun kini banyak. Mereka memilih lele untuk dibudidayakan sebab ikan ini tidak mudah mati. Meskipun airnya sangat keruh namun tidak akan membuat masalah pada kesehatan lele. Ada beberapa jenis ikan lele yang sangat terkenal. Ada ikan lele lokal, lele sangkuriang, dan lele dumbo. Yang paling banyak dikenal adalah jenis lele dumbo ini. Memelihara lele juga tidak perlu air yang mengalir. Mereka yang hidup di daerah sedikit air pun bisa memeliharanya akhirnya. Alasan lainnya, lele sangat mudah dipasarkan. Konon, hanya dengan menelepon pengepul lele saja mereka akan dengan senang hati datang untuk membelinya.

Masyarakat pun sangat mudah untuk memperoleh ikan lele. Di pasar tradisional sangat banyak adanya. Termasuk pula di berbagai tempat pun banyak yang menjualnya. Biasa dan sering kita menjumpai tulisan “di sini jual lele konsumsi”. Harga dari ikan lele ini pun tergolong murah alias terjangkau. Semua kalangan masyarakat tidak kesulitan untuk mampu membelinya. Terbukti dengan sering orang membeli lele untuk dijadikan menu lauk pauk di rumahnya. Lele memiliki kandungan gizi yang cukup lumayan. Terutama pada kalori dan proteinnya yang cukup tinggi.

Rasa lele sangat enak. Ini pula yang menjadikan lele laris manis. Berapa pun stok lele akan selalu habis tidak dalam jangka waktu yang lama. Bahkan, konon permintaan akan lele di pasaran sangat besar hingga sering kurang dari tercukupi. Ada banyak variasi dari menu masakan yang berbahan dasar dari lele. Diantara berbagai resep masakan lele itu, antara lain: mangut lele, pecel lele, lele bakar, lele goreng, lele rica-rica, lele teriyaki, dan lele kukus. Mungkin masih ada lagi yang belum disebutkan di sini.

Yang paling sederhana tentu adalah masakan lele goreng. Cukup dengan menggoreng lele dengan memberi bumbu terlebih dahulu. Inilah yang paling sering dilakukan oleh para ibu rumah tangga di rumah. Menu ikan lele goreng sangat mudah dan praktis. Para anggota keluarga di rumah pun juga banyak yang menyukainya. Jadi, sangat cocok sekali bila seorang ibu menggoreng lele untuk menu makan harian di rumahnya. Tentu saja tidak setiap hari secara terus menerus.

Kala ikan lele disajikan di meja makan, entah dalam berbagai bentuk menu. Ada satu hal yang sering menjadi perhatian kita semua. Umumnya, lele yang digoreng itu bentuknya akan melengkung. Bisa terlalu ekstrim bentuk lengkungannya. Ada pula yang agak melengkung. Terutama pada bagian ekornya yang melengkung. Tetapi sedikit yang kita dapati ikan lele itu setelah digoreng bentuknya lurus. Padahal, tidak sedikit sebetulnya orang-orang yang menginginkan ikan lele yang lurus setelah digoreng matang. Memang masalah rasa tidaklah berbeda antara ikan lele yang lurus dan melengkung.

Tampilan lele yang lurus setelah digoreng tentu akan menambah daya tarik tersendiri bagi banyak penggemar lele. Apalagi, bila anda seorang pebisnis kuliner. Tentu hal ini sangat memiliki daya tarik tersendiri. Ternyata ada tips menggoreng lele agar lurus. Ini yang perlu kita ketahui. Tips untuk bisa menggoreng lele agar bisa tetap lurus yakni

  1. Siapkan lele yang sudah dibersihkan
  2. Lumurilah lele dengan bumbu sesuai selera
  3. Tuang minyak goreng ke dalam tempat penggorengan. Panaskan minyak sampai mendidih betul. Ukuran banyaknya minyak goreng yang dituangkan diperkirakan bisa menenggelamkan seluruh ikan lele. Memang kita membutuhkan minyak yang banyak dalam hal ini.
  4. Goreng sampai matang dan hati-hatilah saat membolak-balikkan lele. Angkat setelah matang dan lihatlah hasilnya. Ikan lele tidak melengkung begitu banyak atau bahkan ikan lele menjadi lurus.

Cukup sederhana ternyata. Demikian tips ini kami bagikan. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk para pembaca semuanya.

Cara Memilih Ikan Tuna Yang Segar

Cara Memilih Ikan Tuna Yang Segar

Ikan tuna banyak disukai masyarakat Indonesia. Jenis ikan laut sangat banyak sebenarnya tetapi untuk nama ikan tuna ini punya brand sendiri. Dari masyarakat desa maupun kota telah mengenal ikan tuna sejak lama. Untuk mendapatkan ikan ini juga tidaklah terlalu sulit. Biasa di jalan-jalan masuk atau gang baik di kota maupun di desa dilewati oleh para pedagang ikan laut yang rajin berkeliling untuk menjajakan dagangannya. Dari situlah banyak orang membelinya. Sudah lama masyarakat mengkonsumsi ikan tuna ini. Mereka pun merasakan betapa lezatnya ikan ini ketika dimasak. Tentu saja, tiap orang memiliki selera tersendiri untuk memilih jenis masakannya.

Ikan tuna juga dipercaya memiliki banyak kandungan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Terutama bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pertumbuhan maka amat disarankan untuk makan ikan laut yang salah satunya ya ikan tuna ini. Kandungan gizi ikan tuna antara lain: kalori, lemak, protein, zat besi, natrium, vitamin B12, dan vitamin D. Cukup lengkap sekali nutrisinya sebagai menu makanan yang dikonsumi.

Selain lengkap dan kaya dengan nutrisi ternyata ikan tuna ini pun memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Beberapa manfaat itu diantaranya, ikan tuna dapat menyehatkan jantung kita, mampu meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesehatan mata, dan memperlancar sirkulasi darah. Luar biasa juga ikan tuna ini dalam kaitannya bermanfaat bagi kesehatan. Maka pantaslah bila banyak orang suka menikmati masakan dari ikan tuna.

Ketika kita hendak membeli ikan tuna tentu kita tidak asal-asalan saja. Maksud kami kita tentu ingin mendapatkan ikan tuna yang terbaik kualitasnya. Syukur bisa mendapatkan harga yang cukup murah. Memang kalau membeli di pantai biasanya akan mendapatkan harga yang miring. Namun, bila rumah kita jauh dari pantai tentu akan sulit hal itu dilakukan. Sangat tidak efisien dari segi waktu dan tenaga bila hanya ingin membeli ikan tuna lalu harus berkendaraan sampai tiga puluhan kilo meter misalnya. Pastinya kita tidak ingin seperti itu bukan? Terkecuali bila kita memiliki momen ke pantai secara kebetulan. Bisa kita membeli di sana. Misalnya saja saat ada acra rekreasi teman sekantor di pantai atau ada kegiatan menghadiri undangan pernikahan yang tempatnya dekat dengan pantai.

Selain harga yang miring, kita pun ingin mendapatkan ikan tuna yang segar. Kami yakin semua orang lebih suka memilih ikan tuna yang masih segar saat mereka ingin membelinya. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara mengetahui mana ikan tuna yang masih segar dan yang bukan. Mengandalkan informasi dari penjual saja rasanya kurang cukup. Kita mesti mengetahui ciri-ciri ikan tuna yang masih segar. Berikut ini kami coba tuliskan beberapa cara memilih ikan tuna yang segar. Silakan disimak dengan baik.

  1. Perhatikan aroma ikan tuna tersebut
    Ikan tuna yang masih segar menghadirkan aroma ikan laut. Memang hal ini sangat wajar karena sebab ikan tuna berasal dari laut.
  2. Lihatlah kondisi kulit ikan tuna yang akan dibeli
    Untuk
    ikan tuna yang masih segar ditandai dengan kondisi kulitnya lembab. Bila kulit ikan tuna tersebut tidak lembab maka sangat mungkin ikan tersebut sudah tidak segar lagi.
  3. Lihatlah dagingnya
    Untuk ikan tuna yang masih segar maka dagingnya akan kenyal. Dagingnya tidak hanya kenyal saja bahkan tetapi juga padat.
  4. Perhatikan kulit ikan tuna
    Untuk ikan tuna yang segar maka kulitnya akan terdapat lendir yang sedikit saja. Tidak banyak sebagaimana ikan yang sudah tak segar.
  5. Perhatikan juga insangnya
    Pada bagian insang kita perlu melihat secara jeli. Khususnya pada ikan yang segar akan ditandai dengan warna insang yang merah dan tidak pucat.
  6. Yang terakhir, lihatlah matanya
    Ikan tuna yang segar matanya bersih dan kemerah-merahan. Di samping itu, mata ikan tuna yang segar kelihatan mengkilat.

Nah, demikian tips memilih ikan tuna yang segar. Jangan lupa untuk mempraktekkan tips tersebut. Ikan tuna yang kita beli tentu akan dipilih yang terbaik. Kondisi segar inilah yang menjadi salah satu hal penting dalam mempertimbangkan kita membeli ikan tuna. Dengan memilih yang segar maka kita bisa memasak ikan tuna dengan rasa lebih enak.